Senin, 28 April 2014

Pemilihan umum legislatif Indonesia 2014 | ™8E-Team™

Pemilihan umum anggota DPR, DPD dan DPRD Indonesia 2014 diselenggarakan pada 9 April 2014secara serentak di Indonesia. Ini akan menjadi pemilihan umum anggota DPRDPD, dan DPRD langsung ketiga diIndonesia.

Tempat pemungutan suara untuk pemilih luar negeri di TainanTaiwan

Daftar kandidat anggota DPR daerah pemilihan DKI Jakarta II
Pemilihan ini dilaksanakan pada tanggal 9 April 2014 serentak di seluruh Indonesia. Namun untuk pemilih di luar negeri, hari pemilihan ditetapkan oleh penitia pemilihan setempat antara tanggal 5 atau 6 April 2014 di masing-masing negara domisili pemilih. Pemilihan di luar negeri hanya terbatas untuk anggota DPR di daerah pemilihan DKI Jakarta II, tidak ada pemilihan anggota perwakilan daerah untuk ini.

Kursi

Pemilihan umum legislatif di Indonesia: April 2014[1]
TingkatInstitusiKursi yang diperebutkan
NasionalDewan Perwakilan Rakyat(DPR)560
NasionalDewan Perwakilan Daerah(DPD)132
ProvinsiDewan Perwakilan Rakyat Daerah I (DPRD I)2.112
Kabupaten/KotaDewan Perwakilian Rakyat Daerah II (DPRD II)16.895
Total20.389

Pemilihan umum anggota DPR

Perubahan peraturan

Dalam undang-undang pemilihan umum terbaru yaitu UU Nomor 8 Tahun Tahun 2012, ambang batas parlemen untuk DPR ditetapkan sebesar 3,5%, naik dari Pemilu 2009 yang sebesar 2,5%.[2]

Peserta

Pada tanggal 7 September 2012Komisi Pemilihan Umum mengumumkan daftar 46 partai politik yang telah mendaftarkan diri untuk mengikuti Pemilu 2014, dimana beberapa partai diantaranya merupakan partai politik yang baru pertama kali mengikuti pemilu ataupun baru mengganti namanya. 9 partai lainnya merupakan peserta Pemilu 2009 yang berhasil mendapatkan kursi di DPR periode 2009-2014.[3] Pada tanggal 10 September 2012, KPU meloloskan 34 partai yang memenuhi syarat pendaftaran minimal 17 buah dokumen.[4]Selanjutnya pada tanggal 28 Oktober 2012, KPU mengumumkan 16 partai yang lolos verifikasi administrasi dan akan menjalani verifikasi faktual.[5] Pada perkembangannya, sesuai dengan keputusanDewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum, verifikasi faktual juga dilakukan terhadap 18 partai yang tidak lolos verifikasi administrasi. Hasil dari verifikasi faktual ini ditetapkan pada tanggal 8 Januari 2013, dimana KPU mengumumkan 10 partai sebagai peserta Pemilu 2014:[6] Berikut adalah daftar partai tersebut beserta nomor urutnya:[7][8]
No. urutLambang dan nama partai
1Partai NasDem.svgPartai NasDem
2Pkb.jpgPartai Kebangkitan Bangsa
3Contoh Logo Baru PKS.jpgPartai Keadilan Sejahtera
4PDIPLogo.pngPartai Demokrasi Indonesia Perjuangan
5Logo GOLKAR.jpgPartai Golongan Karya
6Gerindra.jpgPartai Gerakan Indonesia Raya
7Democratic Party (Indonesia).svgPartai Demokrat
8Partai Amanat Nasional.svgPartai Amanat Nasional
9Ppp-logo.jpgPartai Persatuan Pembangunan
10HANURA.jpgPartai Hati Nurani Rakyat
Sementara berikut ini adalah daftar partai yang mendaftar sebagai peserta namun gagal dalam verifikasi awal (*), verifikasi administrasi (**), atau verifikasi faktual (***):
Pada 18 Maret 2013, Komisi Pemilihan Umum mengabulkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara yang memutuskanPartai Bulan Bintang dapat mengikuti Pemilu 2014. PBB ikut menjadi peserta Pemilu 2014 dan mendapat nomor urut 14.[9].Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia juga menjadi peserta Pemilu 2014 setelah KPU mengabulkannya pada 25 Maret 2013. PKPI menjadi peserta dengan nomor urut 15.
No. urutLambang dan nama partai
14Bulan Bintang.jpgPartai Bulan Bintang
15Logo PKPI.jpgPartai Keadilan dan Persatuan Indonesia
Pada tanggal 10 Maret 2013, sepuluh partai politik yang gagal dalam verifikasi administrasi menyatakan bergabung dengan Hanura, yaitu:[10]
  1. Partai Kedaulatan
  2. Partai Republika Nusantara (RepublikaN)
  3. Partai Nasional Republik (Nasrep)
  4. Partai Indonesia Sejahtera (PIS)
  5. Partai Pemuda Indonesia (PPI)
  6. Partai Kongres
  7. Partai Damai Sejahtera (PDS)
  8. Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN)
  9. Partai Demokrasi Pembaruan (PDP)
  10. Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI)

Pemilihan umum anggota DPRD


Daftar calon anggota DPRD Kota Pekanbaru di salah satu TPS

Perubahan peraturan[sunting | sunting sumber]

Dalam UU Nomor 8 Tahun Tahun 2012, pada awalnya ditetapkan bahwaambang batas parlemen sebesar 3,5% juga berlaku untuk DPRD.[2] Akan tetapi, setelah digugat oleh 14 partai politik, Mahkamah Konstitusi kemudian menetapkan ambang batas 3,5% tersebut hanya berlaku untuk DPR dan ditiadakan untuk DPRD.[11][12]

Peserta[sunting | sunting sumber]

Peserta pemilihan umum anggota DPRD adalah partai politik yang sama dengan peserta pemilihan umum anggota DPR, kecuali khusus untuk ProvinsiAceh ditambah dengan partai politik lokal sesuai dengan Undang-Undang Pemerintahan Aceh dan Nota Kesepahaman Helsinki 2005. Berikut adalah daftar 3 partai politik lokal yang ditetapkan olehKomite Independen Pemilihan Aceh sebagai peserta pemilihan umum anggota DPRD di Aceh beserta nomor urutnya.[13]
Nomor urutLambangNama partai
11Pda-aceh.jpgPartai Damai Aceh
12Pna.jpgPartai Nasional Aceh
13Partai Aceh.jpgPartai Aceh

Daerah pemilihan

DPR

Daerah pemilihan Pemilihan Umum Anggota DPR adalah provinsi atau gabungan kabupaten/kota dalam 1 provinsi, dengan total 77 daerah pemilihan. Jumlah kursi untuk setiap daerah pemilihan berkisar antara 3-10 kursi. Penentuan besarnya daerah pemilihan disesuaikan dengan jumlah penduduk di daerah tersebut.
No.ProvinsiNama daerah pemilihanJumlah kursiKeterangan
1.AcehAceh I
Aceh TenggaraAceh BaratAceh BesarPidieSimeulueAceh SingkilAceh Barat Daya,Gayo LuesAceh JayaNagan RayaPidie JayaKota Banda AcehKota SabangKota Subulussalam
7
Aceh
Aceh II
Aceh SelatanAceh TimurAceh TengahAceh UtaraBireuenAceh TamiangBener Meriah,Kota LhokseumaweKota Langsa
6
2.Sumatera UtaraSumatera Utara I
Kab. Deli SerdangSerdang BedagaiKota MedanKota Tebing Tinggi
10
Sumatera Utara
Sumatera Utara II
Kab. Tapanuli TengahTapanuli UtaraTapanuli SelatanNiasLabuhanbatuLabuhanbatu SelatanLabuhanbatu UtaraToba SamosirMandailing NatalNias SelatanHumbang HasundutanSamosirPadang Lawas UtaraPadang LawasKota SibolgaKota Padang Sidempuan
10
Sumatera Utara III
Kab. LangkatKaroSimalungunAsahanDairiPakpak BharatBatubaraKota PematangsiantarKota TanjungbalaiKota Binjai
10
3.Sumatera BaratSumatera Barat I
Kab. Pesisir SelatanSolokSijunjungTanah DatarKepulauan MentawaiDharmasraya,Solok SelatanKota PadangKota SolokKota SawahluntoKota Padangpanjang
8
Sumatera Barat
Sumatera Barat II
Kab. Padang PariamanAgamLimapuluh KotoPasamanPasaman BaratKota Bukittinggi,Kota PayakumbuhKota Pariaman
6
4.RiauRiau I
Kab. BengkalisRokan HuluRokan HilirSiakKota PekanbaruKota Dumai
6
Riau
Riau II
Kab. KamparIndragiri HuluIndragiri HilirPelalawanKuantan Singingi
5
5.Kepulauan RiauKepulauan Riau
3
Kepulauan Riau
6.JambiJambi
7
Daearah Jambi
7.Sumatera SelatanSumatera Selatan I
Kab. Musi RawasMusi BanyuasinBanyuasinKota PalembangKota Lubuk Linggau
8
Sumatera Selatan
Sumatera Selatan II
Kab. Ogan Komering UluOgan Komering IlirMuaraenimLahatOgan Komering Ulu Timur,Ogan Komering Ulu SelatanOgan IlirEmpat LawangKota Pagar AlamKota Prabumulih
9
8.Bangka BelitungBangka Belitung
3
Bangka Belitung
9.BengkuluBengkulu
4
Daearah Bengkulu
10.LampungLampung I
Kab. Lampung SelatanLampung BaratTanggamusPesawaranKota Bandar Lampung,Kota Metro (kabupaten baru masih digabung dengan induknya)
9
Lampung
Lampung II
Kab. Lampung TengahLampung UtaraTulangbawangLampung TimurWay Kanan(kabupaten baru masih digabung dengan induknya)
9
11.DKI JakartaDKI Jakarta I
Kota Jakarta Timur
6
DKI Jakarta
DKI Jakarta II
Kota Jakarta PusatKota Jakarta Selatan, Luar Negeri
7
DKI Jakarta III
Kabupaten Kepulauan SeribuKota Jakarta BaratKota Jakarta Utara
8
12.Jawa BaratJawa Barat I
Kota BandungKota Cimahi
7
Jawa Barat
Jawa Barat II
Kab. BandungBandung Barat
10
Jawa Barat III
Kab. CianjurKota Bogor
9
Jawa Barat IV
Kab. SukabumiKota Sukabumi
6
Jawa Barat V
Kabupaten Bogor
9
Jawa Barat VI
Kota BekasiKota Depok
6
Jawa Barat VII
Kab. PurwakartaKarawangBekasi
10
Jawa Barat VIII
Kab. CirebonIndramayuKota Cirebon
9
Jawa Barat IX
Kab. MajalengkaSumedangSubang
8
Jawa Barat X
Kab. CiamisKuninganKota Banjar
7
Jawa Barat XI
Kab. GarutTasikmalayaKota Tasikmalaya
10
13.BantenBanten I
Kab. PandeglangLebak
6
Banten
Banten II
Kab. SerangKota CilegonKota Serang
6
Banten III
Kab. TangerangKota TangerangKota Tangerang Selatan
10
14.Jawa TengahJawa Tengah I
Kab. SemarangKendalKota SalatigaKota Semarang
8
Jawa Tengah
Jawa Tengah II
Kab. KudusJeparaDemak
7
Jawa Tengah III
Kab. GroboganBloraRembangPati
9
Jawa Tengah IV
Kab. SragenKaranganyarWonogiri
7
Jawa Tengah V
Kab. KlatenSukoharjoBoyolaliKota Surakarta
8
Jawa Tengah VI
Kab. PurworejoWonosoboMagelangTemanggungKota Magelang
8
Jawa Tengah VII
Kab. PurbalinggaBanjarnegaraKebumen
7
Jawa Tengah VIII
Kab. CilacapBanyumas
8
Jawa Tengah IX
Kab. TegalBrebesKota Tegal
8
Jawa Tengah X
Kab. PekalonganPemalangBatangKota Pekalongan
7
15.Daerah Istimewa YogyakartaDaerah Istimewa Yogyakarta
8
DI Yogyakarta
16.Jawa TimurJawa Timur I
Kab. SidoarjoKota Surabaya
10
Jawa Timur
Jawa Timur II
Kabupaten dan Kota Probolinggo dan Pasuruan
7
Jawa Timur III
Kab. BanyuwangiBondowosoSitubondo
7
Jawa Timur IV
Kab. LumajangJember
8
Jawa Timur V
Kabupaten MalangKota MalangKota Batu
8
Jawa Timur VI
Kab. Tulungagung; Kabupaten dan Kota Blitar dan Kabupaten dan Kota Kediri
9
Jawa Timur VII
Kab. PacitanPonorogoTrenggalekMagetanNgawi
8
Jawa Timur VIII
Kab. JombangNganjuk; Kab. dan Kota Mojokerto dan Madiun
10
Jawa Timur IX
Kab. Bojonegoro dan Tuban
6
Jawa Timur X
Kab. Lamongan dan Gresik
6
Jawa Timur XI
Empat kabupaten di Pulau Madura
8
17.BaliBali
9
Bali
18.Nusa Tenggara BaratNusa Tenggara Barat
10
Nusa Tenggara Barat
19.Nusa Tenggara TimurNusa Tenggara Timur I
Kabupaten-kabupaten di Pulau Flores dan Kep. Alor
6
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Timur II
Kabupaten-kabupaten dan kota di Pulau Timor dan Sumba
7
20.Kalimantan BaratKalimantan Barat
10
Kalimantan Barat
21.Kalimantan TengahKalimantan Tengah
6
Kalimantan Tengah
22.Kalimantan SelatanKalimantan Selatan I
Kab. BanjarBarito KualaTapinHulu Sungai SelatanHulu Sungai TengahHulu Sungai UtaraTabalongBalangan
6
Kalimantan Selatan
Kalimantan Selatan II
Kab. Tanah LautKotabaruTanah BumbuKota BanjarmasinKota Banjarbaru
5
23.Kalimantan TimurKalimantan Timur
8
Kalimantan Timur
24.Sulawesi UtaraSulawesi Utara
6
Sulawesi Utara
25.GorontaloGorontalo
3
Gorontalo
26.Sulawesi TengahSulawesi Tengah
6
Sulawesi Tengah
27.Sulawesi SelatanSulawesi Selatan I
Kab. SelayarBantaengJenepontoTakalarGowaKota Makassar
8
Sulawesi Selatan
Sulawesi Selatan II
Kab. BulukumbaSinjaiBoneMarosPangkajene dan KepulauanBarruSoppengWajo,Kota Parepare
9
Sulawesi Selatan III
Kab. Sidenreng RappangPinrangEnrekangLuwuTana TorajaLuwu UtaraLuwu Timur,Kota Palopo
7
28.Sulawesi TenggaraSulawesi Tenggara
5
Sulawesi Tenggara
29.Sulawesi BaratSulawesi Barat
3
Sulawesi Barat
30.MalukuMaluku
4
Maluku
31.Maluku UtaraMaluku Utara
3
Maluku Utara
32.PapuaPapua
10
Papua
33.Papua BaratPapua Barat
3
Papua Barat
Total
560

Alokasi kursi

ProvinsiKursi DPRDistrik
pemilihan
Aceh132
Sumatra Utara303
Sumatra Barat142
Riau112
Kepulauan Riau31
Jambi71
Sumatra Selatan172
Kepulauan Bangka Belitung31
Bengkulu41
Lampung182
Jakarta213
Jawa Barat9110
Banten223
Jawa Tengah778
Yogyakarta81
Jawa Timur879
Bali91
Nusa Tenggara Barat101
Nusa Tenggara Timur132
Kalimantan Barat101
Kalimantan Tengah61
Kalimantan Selatan112
Kalimantan Timur81
Sulawesi Utara61
Gorontalo31
Sulawesi Tengah61
Sulawesi Selatan243
Sulawesi Tenggara51
Sulawesi Barat31
Maluku41
Maluku Utara31
Papua101
Papua Barat31
Total56080

Survei

Poll sourceDateHighlights
26 Mei, 2013Elektabilitas: Partai Golkar 13.2%, PDIP 12.7%, Partai Gerindra 7.3%, Partai Demokrat 7.1%, PAN 4%, PKB 3.5%, PKS 2.7%, PPP 2.2%, Partai Hanura 2.2%,Partai NasDem 1.3%, PBB 0.4%, dan PKPI 0.2%
Tim Pusat Data Bersatu[15]17 Juli, 2013Elektabilitas: PDIP 14.53%, Partai Golkar 14.1%, Partai Demokrat 9.4%, Partai Gerindra 8.89%, Partai NasDem 3.33%, PAN 2.56%, PKB 2.56%, PPP 2.31%, PKS1.2%, Partai Hanura 1.03%, PBB 0.34%, dan PKPI 0.09%
Focus Survei Indonesia[16]2 Agustus, 2013Elektabilitas: Partai Gerindra 21.2%, PDIP 19.7%, Partai Golkar 17.1%, Partai Demokrat 9.4%, Partai Hanura 7.9%, PKB 5.7%, PPP 5.1%, Partai NasDem 4.3%,PAN 3.8%, PKS 2.9%, PKPI 1.6%, dan PBB 1.3%
Lingkaran Survei Indonesia (LSI)[17]21 Oktober, 2013Elektabilitas: Partai Golkar 20.4%, PDIP 18.7%, Partai Demokrat 9.8%, Partai Gerindra 6.6%, PAN 5.2%, PPP 4.6%, PKB 4.6%, PKS 4.2%, Partai Hanura 3.4%,Partai NasDem 2%, PBB 0.6% dan PKPI 0.3%
Lembaga Survei Independen Nusantara (LSIN)[18]2 Desember, 2013Elektabilitas: PDIP 17.3%, Partai Golkar 16.2%, Partai Demokrat 13.1%, Partai Gerindra 10%, PKS 6.1%, PAN 5%, PKB 4.5%, Partai Hanura 4.3%, PPP 4.1%, Partai NasDem 3.6%, PBB 2.5% dan PKPI 1.4%
PolTracking Institute[19]22 Desember, 2013Elektabilitas: PDIP 18.5%, Partai Golkar 16.9%, Partai Demokrat 8.8%, Partai Gerindra 6.6%, PKB 4.6%, Partai Hanura 3.5%, PPP 3.4%, PKS 2.9%, Partai NasDem 2.1%, PAN 2%, PBB 0.7% dan PKPI 0.1%
Charta Politika[20]23 Desember, 2013Elektabilitas: PDIP 15.8%, Partai Golkar 12.6%, Partai Gerindra 7.8%, Partai Demokrat 7.4%, PKB 5.9%, PAN 4.4%, Partai Hanura 4.1%, Partai NasDem 3.9%,PKS 3.8% PPP 3.8%, PBB 0.4% dan PKPI 0.3%
Litbang Kompas[21]9 Januari, 2014Elektabilitas: PDIP 21.8%, Partai Golkar 16.5%, Partai Gerindra 11.5%, Partai Demokrat 7.2%, Partai NasDem 6.9%, Partai Hanura 6.6%, PKB 5.1%, PAN 3.2%,PPP 2.4%, PKS 2.3%, PBB 1.1% dan PKPI 0.1%
Media Survei Nasional[22]5 Maret, 2014Elektabilitas: PDIP 21.4%, Partai Golkar 17.8%, Partai Gerindra 6.2%, Partai Demokrat 5.7%, PKS 5.1%, PKB 5.0%, PPP 4.9%, Partai Hanura 4.8%, Partai NasDem 3.6%, PAN 3.5%, PBB 1.1%, PKPI 0.1%
Charta Politika[23]26 Maret, 2014Elektabilitas: PDIP 21.2%, Partai Golkar 16.4%, Partai Gerindra 12.0%, Partai Demokrat 8.0%, PKB 7.2%, PPP 5.1%, Partai Hanura 4.8%, PAN 4.5%, PKS 3.2%,Partai NasDem 2.6%, PBB 0.4%, PKPI 0.1%
Jaringan Suara Indonesia[24]6 April, 2014Elektabilitas: PDIP 24.7%, Partai Golkar 18.0%, Partai Gerindra 11.8%, Partai Demokrat 9.0%, PKB 7.9%, PAN 6.5%, Partai Hanura 6.1%, PPP 5.4%, Partai NasDem 4.4%, PKS 4.3%, PBB 0.9%, PKPI 0.9%

Hasil

Hasil penghitungan cepat
Partai politikSurvei hasil penghitungan cepat
Detik
Cyrus Network
Kompas
Litbang
Metrotvnews
Indikator Politik Indonesia
Okezone
Indonesia Research Centre
RRIViva
Lingkaran Survei Indonesia
Saifulmujani
Lembaga Survei Indonesia
Partai NasDem.svg
Nasdem
6.96.7176.416.676.42
Pkb.jpg
PKB
9.29.128.849.59.449.02
Contoh Logo Baru PKS.jpg
PKS
6.96.996.897.116.616.61
PDIPLogo.png
PDIP
18.919.2418.9518.9818.6519.64
Logo GOLKAR.jpg
Golkar
14.315.0114.614.914.8614.6
Gerindra.jpg
Gerindra
11.811.7712.1911.911.411.92
Democratic Party (Indonesia).svg
Demokrat
9.79.439.859.210.269.72
Partai Amanat Nasional.svg
PAN
7.57.517.357.077.67.45
Ppp-logo.jpg
PPP
6.76.686.396.816.526.98
HANURA.jpg
Hanura
5.45.15.425.345.415.26
Bulan Bintang.jpg
PBB
1.61.51.561.611.61.39
Logo PKPI.jpg
PKPI
1.10.950.951.180.970.99
Sumber[2][3][4][5][6][7][8]

Tindak pidana pemilu[sunting | sunting sumber]

Pelanggaran

Referensi

  1. ^ Vikram Nehru; Nadia Bulkin (2014). "How Indonesia’s 2014 Elections Will Work". Carnegie Endowment for International Peace. Diakses 6 April 2014.
  2. ^ a b Voting DPR Putuskan PT Pemilu 3,5 Persen Skala Nasional
  3. ^ Inilah 46 Parpol yang Mendaftar di KPU untuk Pemilu 2014
  4. ^ REKAP PENDAFTARAN PARPOL CALON PESERTA PEMILU 2014
  5. ^ 16 PARPOL LOLOS VERIFIKASI ADMINISTRASI
  6. ^ KPU Tetapkan 10 Parpol Sebagai Peserta Pemilu Tahun 2014
  7. ^ Hasil nomor urut peserta pemilihan umum 2014
  8. ^ Keputusan KPU Nomor 06/Kpts/KPU/TAHUN 2013
  9. ^ [1]
  10. ^ Sepuluh Parpol Tak Lolos Verifikasi Gabung ke Hanura - Kompas.com
  11. ^ MK Kabulkan Permohonan 14 Parpol
  12. ^ Kalangan DPR Hormati Keputusan MK Soal PT Pemilu 2014
  13. ^ Nomor Urut Tiga Parpol Lokal Aceh Peserta Pemilu 2014
  14. ^ _________,. "Survei CSIS: Elektabilitas Golkar-PDIP Paling Tinggi". Kompas. Diakses 9 Februari 2014.
  15. ^ _________,. "Survei PDB: Elektabilitas PDIP & Golkar di Puncak". Inilah.com. Diakses 9 Februari 2014.
  16. ^ _________,. "Survei FSI: Elektabilitas Gerindra Teratas di Pemilu 2014". PesatNews. Diakses 9 Februari 2014.
  17. ^ _________,. "Survei LSI menggambarkan kepanikan Golkar". Sindo. Diakses 9 Februari 2014.
  18. ^ _________,. "Demokrat Terjun Bebas, Elektabilitas PDI-P Unggul Tipis Atas Golkar". Suara Pembaruan. Diakses 9 Februari 2014.
  19. ^ _________,. "Survei Pol-Tracking: Elektabilitas Partai Demokrat dan PKS Turun Drastis". detikNews. Diakses 9 Februari 2014.
  20. ^ _________,. "Survei Charta Politika, Hanura salip PKS & PPP". Sindo. Diakses 9 Februari 2014.
  21. ^ _________,. "Survei Kompas: PDIP No 1, Demokrat Kian Terpuruk". detikNews. Diakses 9 Januari 2014.
  22. ^ _________,. "PDIP & Golkar Teratas". Jambi Ekspres. Diakses 5 Maret 2014.
  23. ^ _________,. "Tiga Parpol Bersaing Ketat". Indopos. Diakses 1 April 2014.
  24. ^ _________,. "Survei JSI PDIP Pemenang Pemilu PBB Dan PKPI Tidak Lolos Ke Senayan". Tribunnews.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar:

Posting Komentar