TRIBUNNEWS.COM,
YANGOON - Menyedihkan. Timnas Indonesia U-23 harus bertekuk lutut
dengan skor telak 1-4 melawan Timnas U-23 Thailand pada laga kedua
penyisihan Grup B SEA Games 2013 di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar,
Kamis (12/12).
Mantan pemain tim nasional Indonesia, Ferril Raymond Hattu, pun
mengkritisi penampilan para pemain Indonesia menghadapi Thailand. Ia
menyebut kualitas Pasukan Garuda Muda kalah dari adiknya, timnas U-19.
"Para pemain tidak mempunyai modal utama, yaitu stamina. Saya ragu
terhadap penampilan tim Indonesia. Sepertinya, Timnas U-19 lebih tahu
cara bermain bola," ujar Ferril, merujuk kesuksesan Timnas U-19
menjuarai Piala AFF dan lolos ke Piala Asia U-19.
"Saya sedih melihat kekalahan Timnas Indonesia. Ini laga SEA Games yang
ditunggu-tunggu untuk membanggakan bangsa Indonesia, tapi mereka bermain
seperti itu. Mereka bermain tidak ada greget, kurang stamina, tidak ada
kreativitas," kritik Ferril yang dihubungi tadi malam.
Ditahan Timor Leste, RD Salahkan Pemain
TRIBUNNEWS.COM,
YANGON - Indonesia U-23 hanya bermain 0-0 dengan Timor Leste di
pertandingan ketiga grup di SEA Games 2013. Pelatih tim nasional
Indonesia U-23, Rahmad Darmawan menyalahkan timnya yang seharusnya bisa
mencetak gol mengingat Kurnia Meiga dkk memiliki banyak peluang.
"Kami punya banyak peluang. Sayang, kami tidak bisa mencetak gol," kata RD, sapaan akrab Rahmad Darmawan.
Indonesia memang mampu menguasai permainan dan beberapa kali mengancam
gawang Timor Leste. Namun, dari beberapa peluang yang tercipta, tak satu
pun mampu dikonversi Garuda Muda sehingga mereka dipaksa bermain 0-0
hingga laga usai.
Menurut RD, ada beberapa faktor yang membuat pasukannya tidak bisa mencetak gol pada pertandingan tadi.
"Mereka tidak mampu mengambil keputusan dengan baik. Kami tidak tahu
kapan harus mengumpan dan kapan harus menahan bola. Kami bermain sangat
lambat. Kami sebetulnya punya peluang untuk bermain kombinasi, banyak
variasi menyerang dari kiri dan kanan. Namun, sekali lagi, kami tak bisa
cetak gol," ujar RD.
"Satu-satunya masalah adalah pemain harus tenang. Contohnya, kalau
mereka bermain rapat, mereka harus memanfaatkan lewat sayap. Tetapi
seringkali saat serangan balik pemain justru menyerang lewat tengah,"
katanya.
Kalahkan Myanmar, Timnas Sepakbola Indonesia Bisa Lolos ke Semifinal
TRIBUNNEWS.COM–
Indonesia masih mempunyai peluang untuk dapat lolos ke babak semifinal
di cabang olahraga sepak bola SEA Games 2013. Syaratnya, skuat asuhan
pelatih Rahmad Darmawan, harus meraih kemenangan dari Myanmar di laga
pamungkas babak penyisihan Grup B di Thuwunna YTC Stadium, Senin
(16/12/2013).
Apabila Indonesia meraih kemenangan melawan Myanmar, skuat ‘Garuda Muda’
mungkin akan memiliki selisih gol lebih rendah. Namun, di SEA Games
peraturan kompetisi sejalan dengan peraturan di Konfederasi Sepak Bola
Asia (AFC), yaitu melihat head to head pertemuan, maka Indonesia akan
lolos ke semifinal apabila meraih kemenangan.
Indonesia mengumpulkan empat poin berada di peringkat ketiga, sementara
Myanmar berada di puncak grup dengan perolehan tujuh poin. Jika
Indonesia menang, mereka akan menyamai perolehan poin Myanmar.
Tapi Myanmar saat ini memiliki selisih gol plus lima, sementara
Indonesia adalah negatif dua. Di peraturan FIFA atau AFF, jika tim
mempunyai poin sama, maka selisih gol dilihat.
Namun berdasarkan peraturan AFC, apabila ada kedua tim mempunyai poin
sama, maka tim pemenang akan ditentukan melalui head to head pertemuan.
Sementara, Thailand dipastikan telah lolos dari babak penyisihan Grup B,
sebab secara head to head skuat asuhan pelatih Kiatisuk Senamuang
meraih kemenangan 4-1 dari Indonesia pada Kamis (12/12/2013).
Berikut Pencapaian Indonesia di babak penyisihan Grup B cabang olahraga sepak bola SEA Games 2013:
Kamboja vs Indonesia 0-1 (9/12/2013)
Indonesia vs Thailand 1-4 (12/12/2013)
Timor Leste vs Indonesia 0-0 (14/12/2013)
Senin, 16 Desember 2013
Timnas U-19 Lebih Tahu Cara Main Bola Ketimbang Timnas U-23 | ™8E-Team™
Spoilerfor komen ts:
masih ada peluang gan 


0 komentar:
Posting Komentar